spasi spasi

Bagai kumpulan text, perlu ruang kosong untuk dapat membacanya dengan jelas.

Bagai lokasi, perlu jarak untuk membuatnya tidak sesak.

Bagai runutan peristiwa, perlu jeda untuk mampu mengenang episode yang sudah dilalui.

Bagai gerak, perlu kejap tarikan nafas untuk terus melaju

Tuesday, September 18, 2007

Evaluasi Shoum

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Fisik, pastinya berpuasa.
Ga makan minum, ga gosip, de el el.
Tapi hati masih saja menggerutu.

Saat merasakan 2 jam macet antara terminal pulo gadung ke rumah; lalu entah kenapa pikiran ini ngeloyor ke penumpang moil dengan plat nomor RI 1 dan RI 2 yang pastinya... ga pernah ngerasain macet plus sauna asap knalpot kendaraan bermotor.
Beh!! Bagaimana dia paham konsep meningkatkan kesejahteraan rakyat jika dia saja selalu sejahtera.


Itulah evaluasinya. Semoga ini didasarkan analisa kritiis (halah...) dan bukan karena setitik dengki di hati.

WA Lt. 11 jam 11.20 tanggal 18/9/2007

No comments: