spasi spasi

Bagai kumpulan text, perlu ruang kosong untuk dapat membacanya dengan jelas.

Bagai lokasi, perlu jarak untuk membuatnya tidak sesak.

Bagai runutan peristiwa, perlu jeda untuk mampu mengenang episode yang sudah dilalui.

Bagai gerak, perlu kejap tarikan nafas untuk terus melaju

Thursday, October 01, 2009

Ramadhan Tahun Ini, dan Ramadhan Tahun Lalu

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

ALHAMDULILLAH ALLAH masih memberikan kesempatan kepadaku dan keluarga untuk bersua dengan Ramadhan. Semoga tahun depan pun kami masih bersua dengannya dalam keadaan yang baik. AMIEN.

Ramadhan menjadi bulan Tarbiyah untukku pribadi. Selain tarbiyah melalui aktivitas ibadah yang frekuensinya jadi meningkat(walaupun sedikit) dibanding hari biasa, ada juga tarbiyah langsung dari skenario kehidupanku yang telah dibuat olehNYA yang Maha Sempurna.

Tahun lalu, memasuki Ramadhan, adalah memasuki periode 'jobless' juga untuk suamiku. Kontraknya habis dan tidak diperpanjang. Saat itu aku sedang hamil sekitar 8 bulanan, memasuki bulan ke-9. Rasanya saat itu aku merasa the unluckiest person in the universe (lebay abiiissss). Membayangkan harapan orang tua untuk dipenuhi kebutuhannya untuk lebaran, berhitung-hitung biaya kelahiran yang bikin ketar-ketir apakah normal atau sesar, dan lain-lain.

Belum lagi, selama Ramadhan kami 'kucing-kucingan' dengan Mom di rumah. Berangkat pagi mengantar aku ke stasiun untuk ngantor, tapi akhirnya hubby ngendon di rumah ortunya seharian. Sore kami pulang seperti biasa. Hingga suatu hari, setelah satu tes di perusahaan besar, ada info mendadak untuknya mengantar lamaran ke perusahaan yang menjadi tempatnya menjemput maisya kini. Pulang dari sana, tubuhnya langsung sakit. Panas tinggi, muntah. Mungkin dehidrasi.

SUBHANALLAH... ALLAH Yang Maha Mencukupi kebutuhan kami. Ramadhan usai, setelah libur lebaran, ALHAMDULILLAH suamiku langsung bekerja di perusahaan yang menjadi tempatnya sekarang bekerja. ALHAMDULILLAH kami bisa memenuhi kebutuhan untuk lebaran keluarga, dan ALHAMDULILLAH kelahiran pun normal, dan biaya yang dibutuhkan pun bisa kami purchase, bahkan SUBHANALLAH, kami bisa juga melangsungkan aqiqah.

Syukur tak terhingga padaMU Ya ROBB.

Ramadhan tahun ini pun ada tarbiyah juga. Saat aku didera sakit tenggorokan hebat dan ga ngantor selama 3 hari, kemudian dua kali berobat di dokter yang IRUD [Irrational used of drugs] sehingga produksi ASI ku pun turun drastis dan anakku pun lagi susah makan, dan Mom di rumah mulai berkoar mengenai tambahan susu formula untuk si gembil yang usianya jalan 11 bulan (padahal cita-cita memberikan ASI untuknya adalah sampai usianya setahun), dan keribetan di rumah (entah dibuat ribet atau karena mindsetnya aja sehingga keadaan yang biasa aja terasa ribet) karena ketiadaan asisten rumah tangga.

SUBHANALLAH ... Semua sudah lewat. ALHAMDULILLAH aku dan keluargaku sehat, si gembil juga mau makan, dan urusan rumah tangga kami jalani dengan rilex dan santai.

Terima kasih ya ALLAH atas Tarbiyah ini,

Pertemukan lagi kami dengan RamadhanMU Ya ROBB.
Amien

Meja kerja jam 3.05
1 Oktober 2009

No comments: