spasi spasi

Bagai kumpulan text, perlu ruang kosong untuk dapat membacanya dengan jelas.

Bagai lokasi, perlu jarak untuk membuatnya tidak sesak.

Bagai runutan peristiwa, perlu jeda untuk mampu mengenang episode yang sudah dilalui.

Bagai gerak, perlu kejap tarikan nafas untuk terus melaju

Friday, December 14, 2007

The Truth

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Menjelang hari-hariku menjadi Nyonya yang resmi dari seorang bujangan, aku selalu bertanya pada diriku, dan pertanyaan ini aku share ke sahabat-sahabatku. Kutanya begini ...
'Bisa ga ya, aku married, chemistry nya sepertinya belom 100 % full. Apalagi cinta. wedeuuuww..'
. Dan sahabatku selalu menjawab,itu ga penting, hanya butuh nilai 4 (dari skala 10). Karena sisanya akan hadir setelah mitsaqon ghalizha terucap, dan itu adalah suatu bentuk yang berkah.

Dan... setelah 1 Desember 2007 itu, saat ada penyematan nama pria di belakang namaku, cinta itu kemudian hadir... Bagai air, tidak kita sadari hadirnya, tetapi sudah mengalir, merembes, bahkan menembus relung hati yang paling halus sekalipun. Tanpa paksaan dan semuanya sungguh indah terjadi.

Pliz, jangan berfikir bahwa cinta kami yang baru berumur 2 pekan ini hanya dipenuhi bunga aneka warna yang harum mewangi. Kami juga pernah mendapati 'pohon kaktus' lengkap dengan durinya. Dan Subhanallah ... ternyata duri itu semakin menegaskan bahwa kami saling membutuhkan.

Ya Rabb, perjalanan ini begitu penuh warnanya. Dan kami memilih bahwa semua hitam putih merah biru kuning hijau pink warna-warna tersebut adalah keindahan di mata kami. Berkahilah dan kuatkan ikatannya Ya Rabb...

WA Lt. 11 jam 9.43 tanggal 14/12/2007

3 comments:

icha said...

alhamdulillah,
bikin tambah pengen nikah :D:D

Puput Hidayat said...

uwa.... mbah hani nikah... mbak hani nikah... hehehe... si mbak ini gak bilang-bilang ya...

selamat ya mbak, udah menggenapi setengah din... semoga senantiasa dapat terus belajar...

*halah...bahasanya sok keren*

Bening said...

Selamat ya Mbak Dian :) Semoga selalu dilimpahi berkah...