spasi spasi

Bagai kumpulan text, perlu ruang kosong untuk dapat membacanya dengan jelas.

Bagai lokasi, perlu jarak untuk membuatnya tidak sesak.

Bagai runutan peristiwa, perlu jeda untuk mampu mengenang episode yang sudah dilalui.

Bagai gerak, perlu kejap tarikan nafas untuk terus melaju

Wednesday, July 22, 2009

Different Style

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Jadi ceritanya....

aku menulis email curahan hati, yang di dalamnya ada permntaan maaf juga atas kejutekan gwe. he..he..

Di email itu udah gwe tulis mengapa gwe bisa jutek, ada artikelnya juga yang menjadi latar belakang kejutekan gwe (gwe copaste bukan untuk pembenaran lho, gwe copaste untuk mencari letak 'penyakit emosi' gwe di mana, dan untuk disembuhkan). Pokoknya, isi email nya mah panjang banget deh.

dan tahukah saudara-saudara apa balasan hubby gwe???

ouhh... begitu menyentuh hati.. balasannya itu adalah ...:

Iya, makasih ya..muach….


whuaattt??? segitu doank? Sementara gwe mengharap ada wejangan bla-bla-bla atau apalah... ini mah sekelumit kalimat doank. pfiuuhhh...

Ya sudahlah. semoga kita saling paham dan terutama gwe, makin cerdas mengelola emosi.

Meja kerja jam 3.26
22 Juli 2009

No comments: