Skip to main content

tickle.com

Dikasih tau teman, tentang situs 'lucu' ini : www.tickle.com


Isinya semacam kuis-kuis tentang pribadi kita. Ada juga yang menggunakan media, seperti telapak tangan untuk menebak kesuksesan kita, de el el.

Percaya apa ga percaya, main seperti ini boleh juga untuk refreshing. Ada lesson yang bisa diambil dari mainan tickle ini.

Satu... Jujur, gwe mengimprove bahasa Inggris gwe. Iya tho, kalo mau memberikan jawaban valid, qta mesti ngerti isi / maksud pertanyaannya kan? Gwe bahkan ga segan buka kamus lho, untuk tau arti satu kata / idiom yang baru pernah gwe baca. So... this is a good media for learning english. Hm... guru-guru LIA / EF / ILP dikasih tau aja kuis-kuis tickle, trus, bawa ke kelas deyh. Kayanya siswanya bakalan pada betah di kelas.

Dua.... Jujur, pada diri sendiri, untuk menjawab watak kita sesungguhnya, dilihat dari sudut pandang kita. Kalo mau jawab pertanyaan, jangan pikirkan 'Apa yang akan kita lakukan kalo keadaannya bla-bla-bla"; Tapi pikirin 'Apa yang udah kita lakukan kalo keadaannya bla-bla-bla. Ga masalah kalo emang kita 'bad person', be honest lah... trus, kan ntar qta bisa mulai perbaiki diri.

Tiga... Jujur, pada test result. Karena kita udah jawab sesuai pemahaman qta dan jujur, maka bisa jadi test result itu menggambarkan diri kita. Jangan percaya 100 %, dan jangan juga menyangkal 100 %. Baca aja hasilnya, renungi. Kalo emang ada potensi bagus di diri kita, ya... kembangkan terus. Kalo ada potensi ga bagus, cari solusi, dan coba rubah diri.

Empat ... Jujur, qta ga pernah tau masa depan qta. Kalo ada test yang modelnya nebak 'kesuksesan cita / cinta di masa depan', just ignore it. Hati-hati lho.... khawatir ada setitik syirik di hati. Coz urusan masa depan itu kan di tangannya Allah. Urusan kita cuma ikhtiar and tawakal.

Selamat mencoba,,,,

31 Maret 2006 jam 2.48 di warnet Friends, Banyumanik, Semarang.

Comments

Popular posts from this blog

Just a Happy Tear

Just A Happy Tear Just a tear and a warm smile Far away of thousand miles And a gentle whisper pray Watching you fly away Leaving this hectic world Leaving all the suffers Leaving all the damns Go to The Most Gracious The Most Merciful Be your Angel's Mom and Dad and proud we all You guys.. The Rijalush Sholihiin Have no propper place in this tiny world Only heaven could answer your Beg Just a happy tear I have Begging to be one of your friend (dedicated to Imad Aqil, Fatih Farahat & All The Syahid Palestinians)

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Air Dari Langit

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Foto: Freepik Jujur, pengen ngomongin hujan sih. he..he.. Tapi biar ada rasa bahasa yang lain, gw menulisnya sebagai air dari langit. Entah udah pernah atau belum gw menulis tentang hujan.  Gw suka hujan. Bahkan cinta. Cinta yang tanpa syarat.  Gwe suka hujan karena... hawa adem yang dibawanya.  Yess, setuju kan, saat hujan, walaupun kadang udara terasa lembab, tapi derasan air yang turun mampu membuat hawa di sekitarnya.  Gwe suka hujan karena... splash air yang menimpa wajah gw, biarpun terasa tajam.  Yups, believe it or not, kalo saat hujan berbonceng dengan pak suami, gw suka angkat kaca penutup helm, dan kain slayer. Jujur gwe menikmati cipratan air penuh berkah nan bersih itu ke muka gwe. Seseru itu.  Gwe suka hujan karena... aromanya. Dulu sebelum gw tau namanya petrikor, gw menyebutnya bau debu.  Air hujan bercampur dengan tanah, that's the smell.  Dan sebenernya aroma mirip seperti itu bisa gw dapatkan, saat kita men...