Skip to main content

Tamparan Lembut di Sore Hari (Menjelang Pulang Kantor)

Menjelang pulang kantor, pukul 3 PM, job description pekerjaan yang belum terselesaikan seringnya adalah surfing dan chatting. Chatting episode kali ini dibintangi oleh aku dan Azis. Seorang teman dari RW seberang (ia di RW 02, aku di RW 07, dan kelurahan tempat tinggal kami sama) yang teramat sangat membenci Amerika & sekutunya, Israel.
I can not describe how he hate USA and Israeli so much. By reading our conversation, hopefully you guys understand the way he hate USA and Israeli.
And you know, one more time I wanna state my confession. I actually hate Israel and USA so much. But I keep on ‘helping’ them on killing my brothers in Palestine. I consume their products (shampoo, soap, toothpaste). Aziz remind me & get my awareness up to stop using their products.
Here we are…

Azis : Ukh, please open www.inminds.co.uk
dianti : which part that I need to pay attention?
Azis: when i remember what they've done to us
Azis: i wanna kill them as soon as possible
Azis: they said Hamas is one of terrorist group
Azis: boycott israel
dianti: nah itu dia zis
dianti: USA & israel
dianti: pake standar ganda
Azis: do u realize most of us still using their product?
Azis: and do u know one thing?
dianti: padahal mereka yang negubunuhin qta orang islam)
dianti: secara fisik, mental, cepat, ato lambat
Azis: they use their benefit to funding israeli
dianti: ya zis. aku masih pake produk mereka
Azis: fund for israeli killing machine, such as tank, gun, etc
dianti: duh.. mewek deyh gwe
Azis: coba dong biasain pake produk alternatif
Azis: masih banyak kok yang quality nya ga kalah
dianti: ya. makasih diingetin lagi
dianti: ntar ane inventaris, belanja kebutuhan rumah.
dianti: azis udah bisa clean dari produk boycott ya?
dianti: ya juga …
dianti: padahal ga meregang nyawa
dianti: cuman ganti produk alternatif aja, ga gwe kerjain
dianti: L
Azis: can u imagine when u buy some product? then they using our money to kill our brother n sister in Palestine?
Azis: kalo kita pake produk mereka maka palestina akan mati
dianti: ya zis
Azis: tp kita ga akan mati kalo ga pake produk mereka
Azis: bener ga?
dianti: ya bener.
Azis: since 2002 i never drink coca cola, mc donald, etc
dianti: ooo...
Azis: i try to istiqomah for that
dianti: itu mah since kuliahan ngkalle
Azis: Insya Allah
dianti: anti soda coz punya mag
dianti: anti Mc D coz junk food
dianti: tapi yang model2 shampoo
dianti: sabun
dianti: yang daily itu zis
dianti: U know...
dianti: since (udah lama buanget)
dianti: I've never buy pizza, coke, Mc D, KFC, etc with my own penies.
Azis: yup
Azis: i know
Azis: but we have to try


Masya Allah…
Moga akan muncul ‘Azis’ yang lain yang aware terhadap saudara-saudaranya di Palestina.

9 Maret 2006 ini my cozzy room.
Menjelang Maghrib dengan tekad bulat untuk mengganti konsumsi produk Yahudi dengan produk Indonesia saja.

Comments

Popular posts from this blog

Mengawali Self Love

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.setaranews.com/2021/02/memahami-self-love-dan-bagimana-cara.html Tulisan ini agak deep.  Saat menulis ini, jujur gw kek harus mengorek bagian memori yang ga enak, yang kerap gwe endapkan karena ga kepengen dia tampil lagi di benak gwe. Ga sehat sebenernya... karena tidak mentuntaskan masalah atau luka hati. Nah, di mid forties ini, gw berusaha memperbaikinya.  Bismillah, mudah-mudahan tuntas.  Jadi, ada karakter dalam diri gwe, dimana gw merasa happynya orang lain lebih penting daripada diri gwe. Intinya gwe ga mau orang lain mutung atau marah karena situasi yang ga dia expect. PADAHAL, ga semua situasi itu berjalan ideal. Kadang ada situasi yang kita ga bisa kontrol, dan misti kita hadapin. Impact dari karakter ini adalah, sadar atau ga sadar, gwe tidak memprioritaskan KEINGINAN gwe. Gwe hanya memprioritaskan KEBUTUHAN gwe. sounds bijak sih... Tapi, ga gitu juga harusnya. he..he..  Honestly, karakter ini tumbuh karena gw dibesarkan ...

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...