Skip to main content

Hati Yang Bergejolak

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Judul yang agak didramatisir niyh. he..he..
Maklumlah, ini curahan hatiku yang memang sempet bergejolak karena punya kepengenan yang dimiliki oleh orang lain. Ahh... ribet. Mending dideskripsikan aja langsung.

Begini..

Tadi, teman sejawatku yang bernama Matthew memberitahu bahwa di tanggal 10 November ada 4 orang karyawan yang akan training di Jepang, yang trainingnya itu dibiayai oleh vendor PDH. Nahh... 2 di antaranya adalah karyawan baru (tapi yang 1 lagi juga teman sejawatku yang Alhamdulillah udah jadi permanent staff). Ouughhh... hati ini jadi bergejolak. Tau lah, betapa aku pengen ngelihat yang namanya Luar Negeri. -eniwei, Alhamdulillah aku dah pernah lihat yang namanya Arab Saudi, waktu aku umroh tahun 2003.- Dan trully aku menikmati melihat orang-orang dari ras lain termasuk habit, bahasa, budaya, dan seribu satu macam perbedaan lainnya.

Nah, waktu si Matthew ngasih tau kaya gitu, aku langsung berekspresi gemas. Yang intinya mengexpresikan kepengenan aku. Kapan ya... aku bisa belajar training ke LN itu. Aku pengen lihat benua yang namanya Eropa, Asia Timur, Amerika, Afrika, Australia, Wahh... trully, pokoknya pengen lihat bumi ALLAH yang lain yang terbentang sangat luas.

Ya RABB...
Aku mohon padaMU, karuniakan kepada kami (aku dan keluarga) jalan untuk bisa jaulah ke LN.
Untuk bisa melihat bukti kuasaMU yang tak terhingga itu.
Untuk bisa belajar macem-macem di bumi yang dipijak oleh saudaraku yang lain.
ALLAHUMMA Amien...

WA Lt. 11 jam 2.21
15/10/2008

ps : tulisan yang dibuat dengan kepolosan dan ketulusan hati karena bener2 belom pernah jaulah ke LN kecuali umroh ke Tanah haram.

Comments

Popular posts from this blog

Just a Happy Tear

Just A Happy Tear Just a tear and a warm smile Far away of thousand miles And a gentle whisper pray Watching you fly away Leaving this hectic world Leaving all the suffers Leaving all the damns Go to The Most Gracious The Most Merciful Be your Angel's Mom and Dad and proud we all You guys.. The Rijalush Sholihiin Have no propper place in this tiny world Only heaven could answer your Beg Just a happy tear I have Begging to be one of your friend (dedicated to Imad Aqil, Fatih Farahat & All The Syahid Palestinians)

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...