Skip to main content

Minat Baca

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Pagi ini gwe sedikit ngoprek tentang suatu topik yang memprihatinkan di negara kita, yaitu minat baca. Data-data kuantitatif yang gwe dapat hanya tentang membaca koran, yaitu kalo di Indonesia 1 koran hanya dibaca oleh 10 orang, padahal idealnya 1 koran dibaca oleh 45 orang. Untuk buku, gwe ga sempat cari-cari data kuantitatifnya.

Intinya, Dari beberapa artikel, beberapa kesimpulan (yang menjadi perhatian lebih untukku) minat baca yang rendah itu disebabkan oleh :

1. Mahalnya harga buku-buku, jadi males aja beli buku.
2. Di zaman sekarang, pemereintah (nampaknya) kurang punya kebiasaan memanfaatkanwaktu untuk membca buku, lain seperti zamannya Pak Karno & Pak Hatta. So, jarang sekali ditemukan perpustakaan sederhana di sudut-sudut kota. lain kalo di jaman dulu. Ada yang mencotohkan dia tiap pulang sekolah pergi ke perpustakaan di deket Jatinegara, yang disana tersedia literatur sastra Indonesia dan Belanda. keren euy ...
3. Tipe masyarakat kita yang cenderung verbal, bukan lateral. Kita bisa / terbiasa melakukan sesuatu karena 'dibilangin', bukan karena browse dari bacaan. Truz... ini juga mungkin dari habit, waktu masih kecil kita didongengkan secara lisan, bukan dibacakan dongeng.
4. Culture nenek moyang atau ibu-ibu kita yang kurang membiasakan membacakan buku untuk anak-anaknya, karena direpotkan oleh pekerjaan rumah tangga, seperti beberes rumah, ngasih empan ayam / bebek peliharaan. Dan karena culture ini, anak-anaknya jadi tidak 'dekat' dengan buku.
5. Sebagian saudara kita masih belum bisa menjadikan buku sebagai sesuatu yang bernilai dan memberikan manfaat kesenangan, sehingga rasanya 'malas' untuk afford buku, dibandingkan afford untuk ke Cafe, bioskop, Night Club. Yah... yang seperti itulah.
6. Terlalu lama waktu bermain untuk anak kecil. Di Indonesia, jam bermain seorang anak adalah 3 - 4 jam. Sedangkan di negara lain seperti Korea, jam bermainnya hanya 1 jam. Sisanya untuk belajar dan baca buku.
7. Mindset bahwa orang yang hobi baca buku adalah orang-orang yang penyendiri, intrrovert, ga gaul.

Kalo ngukur di diri gwe sendiri, rasanya minat baca gwe belum lah termasuk kategori tinggi. Gwe yang ... so-so .. ga rendah juga ko. Dan, saat gwe menulis ini, gwe sedang dalam tahap awal mereformasi pengkoleksian buku gwe. Untuk jenis buku yang bergolong cerita (novel, tapinya kudu yang sarat ilmu. Ga yang kisah-kisah cinta menye-menye) pengennya siyh ga usah beli, upayakan pinjam teman atau perpust. Nah... skarang mulai beli buku-buku yang sifatnya non fiksi. Secara, bacaan-bacaan non fiksi lebih senang gwe temuin di koran ataw pas browsing.

Jadi... selamat membaca.

Iqra' !!!


WA Lt. 11 jam 7.45 15/5/2007

Comments

Popular posts from this blog

Untukmu Dianti (Segaris Renungan)

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Dianti... Apakah sekam itu tetap kau pendam dan tidak kau jadikan ia padam? Kau sadar bahwa hatimu sudah lelah Rasanya kau belum berupaya sepenuhnya pasrah Dianti ... Bukanlah suatu hal yang nista ketika kau jujur pada dirimu sendiri Bahwa ego itu musti kau letakkan di titik terendahnya Tuk jujur pada dirimu dan pada dunia bahwa kau pernah rapuh Dianti ... Ya, kau bukan malaikat Hatimu bisa tergores dan kemudian perih Tapi tidak ada luka yang tidak kering Asalkan kau rawat luka itu untuk kau sembuhkan Dan kemudian lupakan bahwa kau pernah terluka Dianti ... Kau tau kau memiliki hari-hari indah Bersama orang-orang yang menyayangimu Dianti ... Energimu besar bagai sumber kinetik di muka bumi ini Ulangi lagi saat kau gerus energimu untuk hal yang menyibukkan pikiranmu Untuk semua kebaikan yang dapat kauhasilkan Sehingga kau lelah fisik Bersamaan kau bahagia secara psikis Dianti... Nampaknya Kau belum sepenuhnya mengembalikan semua persoalanmu padaNya. Apa yang menyul...

Rain Lover

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Pagi ini, dalam hati gwe berdoa, minta sama Allah supaya hujan.  Alhamdulillahdi kantor gw hujan, dan dapet info dari si mba di rumah, di rumah juga hujan.  Yess... sesuka itu gw sama hujan.  Dari dulu, dari jaman gw sekolah.  Gwe suka petrikor, alias aroma tanah yang keluar setelah hujan turun. Dulu gwe menyebutnya 'bau debu', he..he.. Namun kemudian hari gw baru tau, itu istilahnya petrikor.  Selain itu, vibes hujan adalah tenang. Kita yang biasanya rush in every activities, kek menjadi calm sejenak. Slowing down... Bukan untuk bermalasan, tapi untuk 'jejek' atau grounded, menghayati apa yang lagi dirasa, dikerjain, dikepengenin. tsaaahhh... lagi cakep nih kalimatnya . 😂  Jujur, suka miris kalo ada orang yang komentar, "Aduh, hujan nih....". Ya Allah, hujan senyaman itu, rahmat dari Allah, yang lazimnya kita syukurin.  Dan untuk rekan-rekan di luar sana yang terdampak karena hujan, misalnya daerah rumahnya banjir, well, ini mem...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...