Skip to main content

Just my Imagination

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Bayangkan pabila ...

Aku jalan sendirian
Di tengah hutan hujan tropis
di waktu dhuha (sekitar jam 8 an)

Aku injak daun-daun lembab dengan bunyian nya yang saling bergesek
Aku dengar cicit burung dan suara primata atau desis ular
Aku lihat siluet cahaya matahari mnembus rimbunnya daun yang berapatan
Aku rasakan angin yang adem menerpa mukaku yang (lagi) berjerawat :D

Truzz...
Aku sampai di sungai
Ga jauh dari situ ada air terjun yang gemuruhnya menyegarkan
Trus, aku langkahkan kakiku di antara bebatuan kali yang licin dan berlumut
Brr... airnya adem dan jernih

Udah gitu,
Kucoba wudhu pake air terjun
Kemudian, aku cari tempat kering, pasang kompas, cari arah kiblat
selanjutnya tertunaikan lah 2 rakaat itu, trus aku curhat sama DIA, sejadi-jadinya

Selesai itu, rasanya pasti plong dan lega.
Tapi kemudian laper.
Dan Di sungai itu, kelihatan ikan yang ukurannya gede.
Kutombak, trus kubersihin,
Kemudian nyalain perapian, bakar ikan... (protein tinggi Bouw)
Di antara hutan-hutan itu, kutemukan juga pohon buah
Biar segar, kumakan buahnya ...

Truzz... aku jalan lagi, sambil sesekali istirahat dan menyapa primata atau mamalia yang melintas.
Kemudian aku sampai di pantai
Udah ada kapal laut bagus yang siap mengantarkan aku ke Jakarta, ke real life ...



WA Lt. 11 11/5/2007 jam 7.15
ps : hayoo kerjain reportingnya, Dianti !!!
Sudah ada yang menanti (reporting) mu. :P

Comments

HENDRO DARSONO said…
Nuansa alami dan islami yang menyejukkan.
Warna template-nya berubah ya?
Wassalam.
dianti said…
Yup Pak, warna template nya berubah. Cari yang lebih simplicity.
Thank you for Comment, pak Hendro
Anonymous said…
enak ngeliat template barunya.... fresh juga. imaginationnya asyik, jadi pengen hiking... [sebel ama polusi jakarta]
dianti said…
Dear liends...
Yuks hiking.
halah.. rencana kita ke Sukabumi aja belom terimplementasi. Kapan duonks :)

Popular posts from this blog

Untukmu Dianti (Segaris Renungan)

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Dianti... Apakah sekam itu tetap kau pendam dan tidak kau jadikan ia padam? Kau sadar bahwa hatimu sudah lelah Rasanya kau belum berupaya sepenuhnya pasrah Dianti ... Bukanlah suatu hal yang nista ketika kau jujur pada dirimu sendiri Bahwa ego itu musti kau letakkan di titik terendahnya Tuk jujur pada dirimu dan pada dunia bahwa kau pernah rapuh Dianti ... Ya, kau bukan malaikat Hatimu bisa tergores dan kemudian perih Tapi tidak ada luka yang tidak kering Asalkan kau rawat luka itu untuk kau sembuhkan Dan kemudian lupakan bahwa kau pernah terluka Dianti ... Kau tau kau memiliki hari-hari indah Bersama orang-orang yang menyayangimu Dianti ... Energimu besar bagai sumber kinetik di muka bumi ini Ulangi lagi saat kau gerus energimu untuk hal yang menyibukkan pikiranmu Untuk semua kebaikan yang dapat kauhasilkan Sehingga kau lelah fisik Bersamaan kau bahagia secara psikis Dianti... Nampaknya Kau belum sepenuhnya mengembalikan semua persoalanmu padaNya. Apa yang menyul...

Rain Lover

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Pagi ini, dalam hati gwe berdoa, minta sama Allah supaya hujan.  Alhamdulillahdi kantor gw hujan, dan dapet info dari si mba di rumah, di rumah juga hujan.  Yess... sesuka itu gw sama hujan.  Dari dulu, dari jaman gw sekolah.  Gwe suka petrikor, alias aroma tanah yang keluar setelah hujan turun. Dulu gwe menyebutnya 'bau debu', he..he.. Namun kemudian hari gw baru tau, itu istilahnya petrikor.  Selain itu, vibes hujan adalah tenang. Kita yang biasanya rush in every activities, kek menjadi calm sejenak. Slowing down... Bukan untuk bermalasan, tapi untuk 'jejek' atau grounded, menghayati apa yang lagi dirasa, dikerjain, dikepengenin. tsaaahhh... lagi cakep nih kalimatnya . 😂  Jujur, suka miris kalo ada orang yang komentar, "Aduh, hujan nih....". Ya Allah, hujan senyaman itu, rahmat dari Allah, yang lazimnya kita syukurin.  Dan untuk rekan-rekan di luar sana yang terdampak karena hujan, misalnya daerah rumahnya banjir, well, ini mem...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...