Skip to main content

MUST TRY

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Kemaren ngobrol dengan Pak Andi...
Bermula dia mau pinjam access card aku untuk bisa masuk ke ruangan ini saat Sabtu / Minggu. Katanya siyh mau ngangkutin barang. Well, kalo ngangkutin barang, asosiasiku langsung tertuju ke 1 kata : resign dari perusahaan ini karena sudah diterima lamarannya oleh perusahaan lain. Bisa jadi loka, atau overseas.

Dan... keluarlah pengakuan dari dia. Bahwa beberapa hari yang lalu dia ngobrol dengan temannya via ruang maya. Temannya itu tinggal di ehm... Timur Tengah la ya.., lupa tepatnya di negara mana. Yang jelas sepertinya siyh udah welfare. Nah... Pak Andi ini terinspirasi dari temannya itu. dan keluarlah filosofi itu ...

kita ga akan tau dunia luar sampai kita masuk ke dunia luar itu. Seperti mobil, kita ga tau kecepatan mobil itu sampai mobil itu kita kendarai dan coba kecepatan maksimalnya.


Well done Pak Andi. Going overseas, ehether for travelling or staying there is also part of my obsession. That's not because I hate this land (well... a bit la ya. tapi kan yang musti disalahin bukan landnya. tapi penghuni land tersebut); it's because I wanna see ALLAH's creatures in the other side of this earth. And... I'm sure, totally sure I can make it. AMIEN !!!

WA 30/10/2007 jam istirahat atau 12.16

Comments

Unknown said…
Ya betul!! Saya juga pengen banget tuh jalan-jalan ke negeri orang... mudah-mudahan aja kesmapean ya... amien...

lama tak bersua mbak han, hehehe...maap, kemaren templatenya diupdate, jadi kehilangan seluruh link, termasuk blog ini, sekarang bakal di link lagi ya...
Rotun DF said…
Assalamualaikum....
Do U still remember me,Sist..?
si Ais, temen pelatihan di DPW
hehe..it's amazing..
iseng buka kartu yang udah angus, masih ada inbok dari kamu 'bout alamat link2 kamu. So..here I'am..lagi 'melototin' cpretan2 kamu. intip juga dunk!! FS aku di rotun_DF@ahoo.com. Juga Mp di http://rotun.multiply.com. See Ya...

Popular posts from this blog

Just a Happy Tear

Just A Happy Tear Just a tear and a warm smile Far away of thousand miles And a gentle whisper pray Watching you fly away Leaving this hectic world Leaving all the suffers Leaving all the damns Go to The Most Gracious The Most Merciful Be your Angel's Mom and Dad and proud we all You guys.. The Rijalush Sholihiin Have no propper place in this tiny world Only heaven could answer your Beg Just a happy tear I have Begging to be one of your friend (dedicated to Imad Aqil, Fatih Farahat & All The Syahid Palestinians)

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...