Skip to main content

Great Romantic

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Ini bukan mau ngebahas great romantic nya Pak Tunde, hanya pengen mengemukakan pendapat kalo romantic itu definisinya sangatlah luas.

Sering disimbolkan dengan rose, coklat, warna serba pink, candle light dinner, de el el.

Tapi pernah ga perhatiin betapa dengan sikap yang biasa aja, itu menggambarkan hal yang romantis.

Niyh contoh konkret... My own parents. Ya, walopun udah nikah 28 tahun, teteup aja kan beda pendapat itu ada, menangan dengan pendapatnya juga ada. Ntar kalo yang satu lebih dominan, yang satu lagi bete... hwa..ha.. =)) Tapi, sebete-bete nya Ibu ke Bapak, Beliau itu ga pernah ngambek untuk ga masak untuk sehari-hari; dan Bapak pun, biarpun Ibu kadang panjang lebar tinggi dalam memberikan komentar sinis terhadap sesuatu, kadang ya diem aja, jadi pendengar yang baik. Dah gitu ga pernah complain untuk jenis masakan apapun yang dimasak. Selalu dihabiskan (ini inherit ke gwe kayanya. he..he..). Dan, kalo Bapak lagi dinas ke Badndung, secara qta tau Bandung itu surganya berbagai jenis makanan- teteup aja Ibu mengkhawatirkan dengan pertanyaan : 'Duh, kasian niyh Bapak, sahurnya makan apa ya?' welehh... anaknya aja ga segitu perhatiannya.
Belum lagi urusan baju, Sang Ibu yang stylish pengen Sang Bapak balance penampilannya dengan Sang Ibu. So... kalo kondangan, baju apa yang dipilihin pun bakalan dipake, walopun (misalkan) bahannya ga nyaman. Walopun juga pakenya di lokasi kondangan, Kalo dari rumah mah pake kaos saja. hwe..he.. (ga bakat jadi pejabat niy kayanya)


That's romantic.

And..
On the other time, when we know there's someone expect us to be there with him / her, that's a kinda romantic thing. But doesn't have to say : I wish U were here with me (hweks...)
When someone changed his / her call from saya - anda into aku - kamu, that's a romantic thing.
When someone understand you why do / don't you join this and that, thats a kinda romantic thing.
So... find the greatest romantic from your spouse, friend, family, and all people around you.

WA Lt. 11 11.53 4/10/2007
Di hari ke-22 bulan penuh Rahmah.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...

Mengawali Self Love

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.setaranews.com/2021/02/memahami-self-love-dan-bagimana-cara.html Tulisan ini agak deep.  Saat menulis ini, jujur gw kek harus mengorek bagian memori yang ga enak, yang kerap gwe endapkan karena ga kepengen dia tampil lagi di benak gwe. Ga sehat sebenernya... karena tidak mentuntaskan masalah atau luka hati. Nah, di mid forties ini, gw berusaha memperbaikinya.  Bismillah, mudah-mudahan tuntas.  Jadi, ada karakter dalam diri gwe, dimana gw merasa happynya orang lain lebih penting daripada diri gwe. Intinya gwe ga mau orang lain mutung atau marah karena situasi yang ga dia expect. PADAHAL, ga semua situasi itu berjalan ideal. Kadang ada situasi yang kita ga bisa kontrol, dan misti kita hadapin. Impact dari karakter ini adalah, sadar atau ga sadar, gwe tidak memprioritaskan KEINGINAN gwe. Gwe hanya memprioritaskan KEBUTUHAN gwe. sounds bijak sih... Tapi, ga gitu juga harusnya. he..he..  Honestly, karakter ini tumbuh karena gw dibesarkan ...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...