Skip to main content

Tentang Aku dan Sahabat

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Kami bersenyawa bukan dari unsur geografis, ekonomis, akademis, ataupun keahlian teknis.
Kami bersenyawa dari unsure idealis, yang baranya akan selalu berkobar selama kami menjunjung status tertinggi kami, yaitu sebagai hamba Allah SWT.
Kami bereaksi dengan mempersembahkan karakter asli dan terbaik.

Kami bukanlah sekelompok orang yang saling memberikan pembenaran terhadap kesalahan yang kami lakukan, karena kami sekelompok orang yang menasehati karena kami menginginkan kami semua berada di jalur yang digariskan olehNya.
Kami sekelompok orang yang tidak memuji berlebih terhadap kelebihan kami, karena kami orang yang lebih senang saling menimba ilmu untuk keberhasilan-keberhasilan imut yang diraih di antara kami.

Kami saling menjadi orang yang selalu hadir untuk memberikan support terbaik saat ada di antara kami yang berada dalam fase ketidaknyamanan dalam hidupnya.
Kami ingin menjadi orang pertama yang tahu apabila ada di antara kami yang akan menjelang fase keberhasilan dan kebahagiaannya.

Cita kami tinggi berbatas langit.
Cinta kami luas berbatas lingkaran cinta untukNya.

Perjalanan kami panjang ribuan mil dengan beragam medan
Tapak langkah kami mungil namun persistence
Naungan terbaik kami adalah pabila kami dapat berteduh dibawah RidhoNya.

Kami membangun keterpautan hati,
Tidak cukup bagi kami pabila hanya sekedar kebersamaan jasad dan kesamaan pikiran.


di kamarku dengan jendela yang masih terbuka di 24/3/2007 jam 9.38 malam.
Diiringi lagu theme song “Petualangan Sherina”, “Lagu Kedamaian” nya Brothers, dan “Persembahan Cinta” nya Gradasi.
Tuk 4 orang sahabatku (kalian tau itu kalian J ), terima kasih untuk semua pembelajaran yang kalian share. Moga Allah menaungi cinta kita dengan definisi cintaNya yang sesungguhnya.
Duhai Rabb, kekalkan ukhuwah yang telah Kau Anugerahkan ini… Amien.

Comments

Popular posts from this blog

Mengawali Self Love

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.setaranews.com/2021/02/memahami-self-love-dan-bagimana-cara.html Tulisan ini agak deep.  Saat menulis ini, jujur gw kek harus mengorek bagian memori yang ga enak, yang kerap gwe endapkan karena ga kepengen dia tampil lagi di benak gwe. Ga sehat sebenernya... karena tidak mentuntaskan masalah atau luka hati. Nah, di mid forties ini, gw berusaha memperbaikinya.  Bismillah, mudah-mudahan tuntas.  Jadi, ada karakter dalam diri gwe, dimana gw merasa happynya orang lain lebih penting daripada diri gwe. Intinya gwe ga mau orang lain mutung atau marah karena situasi yang ga dia expect. PADAHAL, ga semua situasi itu berjalan ideal. Kadang ada situasi yang kita ga bisa kontrol, dan misti kita hadapin. Impact dari karakter ini adalah, sadar atau ga sadar, gwe tidak memprioritaskan KEINGINAN gwe. Gwe hanya memprioritaskan KEBUTUHAN gwe. sounds bijak sih... Tapi, ga gitu juga harusnya. he..he..  Honestly, karakter ini tumbuh karena gw dibesarkan ...

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...