Skip to main content

Baik Belum tentu Terbaik

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Dan tersadarnya, setelah aku memasuki fase terbaik itu. Sesaat sebelum memasuki, aku pun masih galau dengan hal baik yang tidak kuraih itu.
Sedikit contoh konkret ...

1. Aku ga diterima masuk di perusahaan manufaktur yang besar dengan jam kerja ketat 8 to 5 sebagai karyawan permanen. Aku masuk di perusahaan telekomunikasi dengan akses yang lebih mudah (dari rumah ke kantor) daripada bekerja di perusahaan manufaktur itu, dengan gaji kotor plus fasilitas yang jika dinomialkan kurang lebih sama, akses belajar yang luas (karena di perusahaan tempatku sekarang bekerja loadsnya ga selalu tinggi setiap saat. Beda dengan di perusahaan manufaktur), Dan jam situasi kerja yang enak, sehingga aku ga jadi 'robot' secara aku bisa punya waktu tuk memberi makan spiritualku.

2. Pengen ikutan training 3G, tapi ternyata quotanya ga cukup; Dan sampe kantor aku buka email kalo aku terdaftar jadi peserta training Managing New Product yang trainernya Mark Plus dan itu ilmu yang lebih flexible (bisa dipake di bidang lain juga, selain bidang telekomunikasi).

Tuh contohnya ... Kuyakin, pembaca pasti punya segudang contoh lain yang lebih cihuy.

Jadi... yakinlah. Semua upaya udah dikerahkan, hasilnya pasti yang terbaik yang dikasih olehNya untuk kita.

WA Lt. 11 jam 1.12 PM tanggal 14/3/2007

Comments

Popular posts from this blog

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...

Just a Happy Tear

Just A Happy Tear Just a tear and a warm smile Far away of thousand miles And a gentle whisper pray Watching you fly away Leaving this hectic world Leaving all the suffers Leaving all the damns Go to The Most Gracious The Most Merciful Be your Angel's Mom and Dad and proud we all You guys.. The Rijalush Sholihiin Have no propper place in this tiny world Only heaven could answer your Beg Just a happy tear I have Begging to be one of your friend (dedicated to Imad Aqil, Fatih Farahat & All The Syahid Palestinians)