Skip to main content

KENAPA

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Kenapa ….
Seseorang dengan sejuta potensi dan kontribusi kebaikan harus dilengkapi juga dengan hambatan dan penghalang dia dalam melakukan sesuatu?
Sementara di belahan lain ada seseorang yang memiliki kebebasan yang tak berbatas yang meluaskan gerak langkahnya dia, sementara dia bergerak percuma tak tentu arah; secara dia tau arah gerak yang sebenarnya?

Kenapa…
Saat bertemu makhluk yang bernama ujian, ribuan keping rasa syukur yang berkilau itu terlihat redup di antara satu atau dua ujian?

Kenapa…
Ada orang berlelah diri untuk menyamakan dirinya seperti yang diopinikan orang, sementara ia tidak enjoy … atau bahkan dia tidak tau kenapa musti begini dan begitu?

Kenapa…
Parameter kesuksesan disempitkan dalam 2 tembok yang bernama harta dan tahta? Dikemanakan esensi kesuksesan yang lain? Adakah itu kesuksesan saat mengetahui diri menjadi worthed dan berbahagia dalam peluh yang meluruh?

Kenapa …
Sebagian besar ruang di otak manusia (me include) disediakan untuk perkara imut semisal makan, minum, belajar, bekerja, beranak, berkendara, bermukim dan berpesan waris?
Adakah ruangan tersisa untuk perkara besar seperti : semua anak kecil bisa makan dan sekolah yang enak; perkara setiap keluarga muslim di dunia hidup dalam ketenangan tanpa desing peluru dan bau mesiu; perkara semua manusia menyayangi pohon dan tanah dan udara dan air dan sesama manusia seperti ia menyayangi mata dan telinga dan kulit dan lidah dan hidung nya; perkara tiada lagi manusia lanjut usia kedinginan hamper mati menengadah meminta makan dari orang-orang yang nampak selalu bergegas?

KENAPA

Dan aku bertanya kenapa semua kenapa itu ada dalam neuronku, dan bergerak melalui jasadku?

26/2/2007 jam 10.35 PM di kamarku yang hangat beraroma dingin.



Comments

angin-berbisik said…
ugh...tambah keren aja nih tulisan2nya....:)
Anonymous said…
Great Woman!!
Semoga Indonesia akan selalu bertambah lebih banyak lagi kaum wanita yang berpendidikan baik dan berwawasan luas seperti ini.
Keep learning Dianti, and God Bless YOu always.

Popular posts from this blog

Rain Lover

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Pagi ini, dalam hati gwe berdoa, minta sama Allah supaya hujan.  Alhamdulillahdi kantor gw hujan, dan dapet info dari si mba di rumah, di rumah juga hujan.  Yess... sesuka itu gw sama hujan.  Dari dulu, dari jaman gw sekolah.  Gwe suka petrikor, alias aroma tanah yang keluar setelah hujan turun. Dulu gwe menyebutnya 'bau debu', he..he.. Namun kemudian hari gw baru tau, itu istilahnya petrikor.  Selain itu, vibes hujan adalah tenang. Kita yang biasanya rush in every activities, kek menjadi calm sejenak. Slowing down... Bukan untuk bermalasan, tapi untuk 'jejek' atau grounded, menghayati apa yang lagi dirasa, dikerjain, dikepengenin. tsaaahhh... lagi cakep nih kalimatnya . 😂  Jujur, suka miris kalo ada orang yang komentar, "Aduh, hujan nih....". Ya Allah, hujan senyaman itu, rahmat dari Allah, yang lazimnya kita syukurin.  Dan untuk rekan-rekan di luar sana yang terdampak karena hujan, misalnya daerah rumahnya banjir, well, ini mem...

Untukmu Dianti (Segaris Renungan)

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Dianti... Apakah sekam itu tetap kau pendam dan tidak kau jadikan ia padam? Kau sadar bahwa hatimu sudah lelah Rasanya kau belum berupaya sepenuhnya pasrah Dianti ... Bukanlah suatu hal yang nista ketika kau jujur pada dirimu sendiri Bahwa ego itu musti kau letakkan di titik terendahnya Tuk jujur pada dirimu dan pada dunia bahwa kau pernah rapuh Dianti ... Ya, kau bukan malaikat Hatimu bisa tergores dan kemudian perih Tapi tidak ada luka yang tidak kering Asalkan kau rawat luka itu untuk kau sembuhkan Dan kemudian lupakan bahwa kau pernah terluka Dianti ... Kau tau kau memiliki hari-hari indah Bersama orang-orang yang menyayangimu Dianti ... Energimu besar bagai sumber kinetik di muka bumi ini Ulangi lagi saat kau gerus energimu untuk hal yang menyibukkan pikiranmu Untuk semua kebaikan yang dapat kauhasilkan Sehingga kau lelah fisik Bersamaan kau bahagia secara psikis Dianti... Nampaknya Kau belum sepenuhnya mengembalikan semua persoalanmu padaNya. Apa yang menyul...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...