Skip to main content

Membangun Komunikasi

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

SUBHANALLAH ...
Rupanya masih sulit aku membangun komunikasi dengan hubbyku.

Hubby gwe yang ganteng itu orang yang susahhhh banget ngomong. Walhasil, melalui 'males' ngomongnya ini, kandidat asisten dari kampung udah kebawa sama orang laen. trus ada kejadian lagi dia musti jobless selama 1 bulan karena kontrak di perusahaan lamanya putus, dan dia ga keikutan rekrutmen di perusahaan tempat kerja abangnya yang lagi ngebuka posisi yang cucok tuk dia. Trus, tadi pagi pun gwe sebel-sebelan sama dia karena dia kecewa gwe telat lihat pengumuman BPK sehingga gwe ga bis aikut testnya. Usut punya usut, dia SMS menyatakan sebenernya ga marah, cuma lagi ada masalah aja di site nya, jadinya yah.... rada gimannaaaa gituh.

Dan gwe pun, mungkin tipe orang yang 'tegang'an. Agak sulit buat gwe kalo menghadapi sesuatu yang 'mendadak'. Kaya penugasan hubby gwe di Cirebon kemaren. Pfiuhhh.... tanpa ada planning apa-apa, sehingga kekesalan itu mengendap di hati gwe. akibatnya, gwe malas dan ga konsen ngapa-ngapain. Mungkin itu karakter kewanitaan gwe yangmenjadi serba tidak logis kalo ada suatu ketidaknyamanan menerka. Secara logika siyh ... jalanin ajah. Dan setelah dijalanin, ternyata tidak seseram yang dibayangkan.

Trus, gwe pun pengen segala sesuatu itu dibicarakan... frankly speaking. Kalo ga suka ya bilang ga suka, kalo bagus ya bilang bagus. Gwe prefer semua rencana atau kondisi yang akan kita hadapi itu dibahas, akan bagaimana-bagaimananya. Dipikirin, jangan didiemin let it flow. Tapi hubby gwe, memilih menjalankan apa yang ada sekarang. karena esok atau yang akan datang tidak ada yang tau. (huiks... kadang ada benernya juga siyh).

Jadi, bagaimana mempertemukan dua karakter ini ???

Meja Kerja jam 12.17
Ultah perusahaan tempat gwe kerja.

Comments

Popular posts from this blog

Rain Lover

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Pagi ini, dalam hati gwe berdoa, minta sama Allah supaya hujan.  Alhamdulillahdi kantor gw hujan, dan dapet info dari si mba di rumah, di rumah juga hujan.  Yess... sesuka itu gw sama hujan.  Dari dulu, dari jaman gw sekolah.  Gwe suka petrikor, alias aroma tanah yang keluar setelah hujan turun. Dulu gwe menyebutnya 'bau debu', he..he.. Namun kemudian hari gw baru tau, itu istilahnya petrikor.  Selain itu, vibes hujan adalah tenang. Kita yang biasanya rush in every activities, kek menjadi calm sejenak. Slowing down... Bukan untuk bermalasan, tapi untuk 'jejek' atau grounded, menghayati apa yang lagi dirasa, dikerjain, dikepengenin. tsaaahhh... lagi cakep nih kalimatnya . 😂  Jujur, suka miris kalo ada orang yang komentar, "Aduh, hujan nih....". Ya Allah, hujan senyaman itu, rahmat dari Allah, yang lazimnya kita syukurin.  Dan untuk rekan-rekan di luar sana yang terdampak karena hujan, misalnya daerah rumahnya banjir, well, ini mem...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...

Untukmu Dianti (Segaris Renungan)

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Dianti... Apakah sekam itu tetap kau pendam dan tidak kau jadikan ia padam? Kau sadar bahwa hatimu sudah lelah Rasanya kau belum berupaya sepenuhnya pasrah Dianti ... Bukanlah suatu hal yang nista ketika kau jujur pada dirimu sendiri Bahwa ego itu musti kau letakkan di titik terendahnya Tuk jujur pada dirimu dan pada dunia bahwa kau pernah rapuh Dianti ... Ya, kau bukan malaikat Hatimu bisa tergores dan kemudian perih Tapi tidak ada luka yang tidak kering Asalkan kau rawat luka itu untuk kau sembuhkan Dan kemudian lupakan bahwa kau pernah terluka Dianti ... Kau tau kau memiliki hari-hari indah Bersama orang-orang yang menyayangimu Dianti ... Energimu besar bagai sumber kinetik di muka bumi ini Ulangi lagi saat kau gerus energimu untuk hal yang menyibukkan pikiranmu Untuk semua kebaikan yang dapat kauhasilkan Sehingga kau lelah fisik Bersamaan kau bahagia secara psikis Dianti... Nampaknya Kau belum sepenuhnya mengembalikan semua persoalanmu padaNya. Apa yang menyul...