Skip to main content

Ramadhan Tahun Ini, dan Ramadhan Tahun Lalu

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

ALHAMDULILLAH ALLAH masih memberikan kesempatan kepadaku dan keluarga untuk bersua dengan Ramadhan. Semoga tahun depan pun kami masih bersua dengannya dalam keadaan yang baik. AMIEN.

Ramadhan menjadi bulan Tarbiyah untukku pribadi. Selain tarbiyah melalui aktivitas ibadah yang frekuensinya jadi meningkat(walaupun sedikit) dibanding hari biasa, ada juga tarbiyah langsung dari skenario kehidupanku yang telah dibuat olehNYA yang Maha Sempurna.

Tahun lalu, memasuki Ramadhan, adalah memasuki periode 'jobless' juga untuk suamiku. Kontraknya habis dan tidak diperpanjang. Saat itu aku sedang hamil sekitar 8 bulanan, memasuki bulan ke-9. Rasanya saat itu aku merasa the unluckiest person in the universe (lebay abiiissss). Membayangkan harapan orang tua untuk dipenuhi kebutuhannya untuk lebaran, berhitung-hitung biaya kelahiran yang bikin ketar-ketir apakah normal atau sesar, dan lain-lain.

Belum lagi, selama Ramadhan kami 'kucing-kucingan' dengan Mom di rumah. Berangkat pagi mengantar aku ke stasiun untuk ngantor, tapi akhirnya hubby ngendon di rumah ortunya seharian. Sore kami pulang seperti biasa. Hingga suatu hari, setelah satu tes di perusahaan besar, ada info mendadak untuknya mengantar lamaran ke perusahaan yang menjadi tempatnya menjemput maisya kini. Pulang dari sana, tubuhnya langsung sakit. Panas tinggi, muntah. Mungkin dehidrasi.

SUBHANALLAH... ALLAH Yang Maha Mencukupi kebutuhan kami. Ramadhan usai, setelah libur lebaran, ALHAMDULILLAH suamiku langsung bekerja di perusahaan yang menjadi tempatnya sekarang bekerja. ALHAMDULILLAH kami bisa memenuhi kebutuhan untuk lebaran keluarga, dan ALHAMDULILLAH kelahiran pun normal, dan biaya yang dibutuhkan pun bisa kami purchase, bahkan SUBHANALLAH, kami bisa juga melangsungkan aqiqah.

Syukur tak terhingga padaMU Ya ROBB.

Ramadhan tahun ini pun ada tarbiyah juga. Saat aku didera sakit tenggorokan hebat dan ga ngantor selama 3 hari, kemudian dua kali berobat di dokter yang IRUD [Irrational used of drugs] sehingga produksi ASI ku pun turun drastis dan anakku pun lagi susah makan, dan Mom di rumah mulai berkoar mengenai tambahan susu formula untuk si gembil yang usianya jalan 11 bulan (padahal cita-cita memberikan ASI untuknya adalah sampai usianya setahun), dan keribetan di rumah (entah dibuat ribet atau karena mindsetnya aja sehingga keadaan yang biasa aja terasa ribet) karena ketiadaan asisten rumah tangga.

SUBHANALLAH ... Semua sudah lewat. ALHAMDULILLAH aku dan keluargaku sehat, si gembil juga mau makan, dan urusan rumah tangga kami jalani dengan rilex dan santai.

Terima kasih ya ALLAH atas Tarbiyah ini,

Pertemukan lagi kami dengan RamadhanMU Ya ROBB.
Amien

Meja kerja jam 3.05
1 Oktober 2009

Comments

Popular posts from this blog

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...

Mengawali Self Love

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.setaranews.com/2021/02/memahami-self-love-dan-bagimana-cara.html Tulisan ini agak deep.  Saat menulis ini, jujur gw kek harus mengorek bagian memori yang ga enak, yang kerap gwe endapkan karena ga kepengen dia tampil lagi di benak gwe. Ga sehat sebenernya... karena tidak mentuntaskan masalah atau luka hati. Nah, di mid forties ini, gw berusaha memperbaikinya.  Bismillah, mudah-mudahan tuntas.  Jadi, ada karakter dalam diri gwe, dimana gw merasa happynya orang lain lebih penting daripada diri gwe. Intinya gwe ga mau orang lain mutung atau marah karena situasi yang ga dia expect. PADAHAL, ga semua situasi itu berjalan ideal. Kadang ada situasi yang kita ga bisa kontrol, dan misti kita hadapin. Impact dari karakter ini adalah, sadar atau ga sadar, gwe tidak memprioritaskan KEINGINAN gwe. Gwe hanya memprioritaskan KEBUTUHAN gwe. sounds bijak sih... Tapi, ga gitu juga harusnya. he..he..  Honestly, karakter ini tumbuh karena gw dibesarkan ...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...