Skip to main content

Melalui Blog Bisa Terjadi ...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i

Pembentukan chemistry.

Yeah pembaca... begitulah.

Melalui blog bisa terjadi pembentukan chemistry antara 2 individu.

Ini teoriku lho J

Gimana hipotesa itu bisa timbul? Well... ini runutannya :

Biasanya, sebuah blog itu memperlihatkan pemikiran atau isi hati seseorang. Walaupun yang ditulis adalah cerita yang berupa deskriptif atau naratif, tetapi tetap saja ada unsur opini yang menggambarkan ‘rasa’ si penulis.

Truz... suatu saat, seseorang menemukan tulisan yang terasa nge’klik’ di dirinya, dan bukan ga mungkin, esok atau lain waktu, dia akan menunjungi blog yang sama, time by time dan hari demi hari merunuti tiap tulisan yang tersusun di blog itu. Nah... mulai dari sini, bibit ‘chemistry’ itu timbul.

Truz ... Hati tergelitik untuk memberikan komentar, kemudian tangan dengan lihainya merespon keinginan itu dengan wujud untaian kata yang dialirkan melalui keyboard. Saling balas ber-comment atau ber-shout box pun berlanjut.

Dan ... Mungkin, bisa juga mencoba untuk lebih dari sekedar berkomunikasi lewat per-comment-an di blog. Pabila rasa percaya sebagai teman itu muncul, jalan selanjutnya adalah bertukar japri, awalnya email, tapi ... mungkin ada juga yang bertelepon.

Dan... pada suatu hari, keinginan untuk sekedar kopdar terwujud. Dari situ, seiring berjalannya waktu, mungkin hadir ‘kesepakatan’ untuk ‘berteman’ dalam proporsi yang berbeda.

Well, ini ada buktinya... Seorangntemanku (perempuan) pernah menjalin relationship selama 1 tahun, yang perkenalannya berawal dari blog. Kurang lebih begitu peristiwanya. Ia ‘menyimak’ blog pria tersebut, dan muncul sebuah analisa bahwa tulisan yang dibuat oleh pria tersebut nge-klik dengan pemikirannya. Proses selanjutnya adalah kenalan (niyh lupa rincinya gimana), kopdar, trus... terjadilah 1 tahun itu.

Setelah 1 tahun itu, mereka membuat kesepakatan baru ... Men-stop-kan relationship tersebut karena perbedaan yang sangat prinsipal.

How about me?

He..he.. orang yang berteori tidak mencobakan teorinya pada diri sendiri toh?

Misalkan ilmuwan, untuk urusan teori rekayasa genetika, mereka ga pake diri mereka kaan? Mereka pake makhluk yang namanya drosophilla melanogaster atawa lalat buah. Jadi, sejauh ini, teoriku ini belum teruji pada diriku saudara-saudara. Tapi ... bisa jadi sangat valid pada diri orang lain. [ngasal mode : on].

Based on true story of Miss Wio.

Moga Allah cepat menghadirkan ‘Beliau’ yang lain dalam hidupmu ya Miss J.

WA Lt. 11 Jam 2.17 PM tanggal 4 April 2007

Comments

HENDRO DARSONO said…
Teorinya bisa saja benar. Kemungkinan itu selalu ada. Bukankah masa depan itu masih ghaib?

Popular posts from this blog

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...

Mengawali Self Love

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.setaranews.com/2021/02/memahami-self-love-dan-bagimana-cara.html Tulisan ini agak deep.  Saat menulis ini, jujur gw kek harus mengorek bagian memori yang ga enak, yang kerap gwe endapkan karena ga kepengen dia tampil lagi di benak gwe. Ga sehat sebenernya... karena tidak mentuntaskan masalah atau luka hati. Nah, di mid forties ini, gw berusaha memperbaikinya.  Bismillah, mudah-mudahan tuntas.  Jadi, ada karakter dalam diri gwe, dimana gw merasa happynya orang lain lebih penting daripada diri gwe. Intinya gwe ga mau orang lain mutung atau marah karena situasi yang ga dia expect. PADAHAL, ga semua situasi itu berjalan ideal. Kadang ada situasi yang kita ga bisa kontrol, dan misti kita hadapin. Impact dari karakter ini adalah, sadar atau ga sadar, gwe tidak memprioritaskan KEINGINAN gwe. Gwe hanya memprioritaskan KEBUTUHAN gwe. sounds bijak sih... Tapi, ga gitu juga harusnya. he..he..  Honestly, karakter ini tumbuh karena gw dibesarkan ...

KTP Anak Lanang...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i Ada perasaan nyess, saat hari ini anak lanang kami ambil  KTP. Alhamdulillah dia genap 17 tahun di 30 Oct lalu. Ya Allah,,, Alhamdulillah bisa sejauh ini membersamai anak lanang satu ini. Jujur gw jauh dari sosok ibu yang sabar, kreatif, bervisi, jago masak, U name it lah kriteria idealnya seorang Ibu. Yang gw tau, gw sayang anak gwe, pengen dia jadi hamba Allah yang taat, bermanfaat, sukses, bahagia, selamat dunia akhirat.  Baby yang dulu 'botoh', hari ini officially jadi dewasa sesuai peraturan negara, Tsaah... Ah makind ewasa doa orang tua makin panjang, ternyata. Gw mulai berdoa dia dapet mantu yang shalihah, sekufu, greenflag. Tak lupa gw pun mendoakan dia jadi suami greenflag. Dan yang penting, mantunya itu sayang tulus sama gw... Gw in sya Allah bakal jadi mertua yang sayang dengan tulus kok. Apalagi kalo mantu gw anak orang kaya . eh.. keceplosan. ha..ha..  Lah ga papa juga sih, kan berarti in sya Allah gw bisa berkolaborasi dalam kebaikan. A...