Skip to main content

The Warm Evening Sillhouette



Bumi sudah setengah perjalanan memutari porosnya. Matahari yang ramah memamerkan kilau emas yang sumringah. Saat menembus awan, kilau itu bagai sebuah siluet yang dilukis oleh Sang Maha Karya Alam Semesta ini. Siluet senja, siluet yang hangat. Siluet yang menjadi alarm visual untuk menghentikan sementara dinamisasi yang tak berujung.

Masih ditemani siluet senja yang hangat, jarum jam analog melangkah pasti bergerak dari angka lima ke enam dan terus berjalan. Lalu lintas Jakarta mulai penuh, semakin banyak dikerumuni insan-insan yang tampak lelah walau berbahagia. Perlahan tapi pasti, gedung yang tampak pongah berdiri namun ringkih itu ditinggalkan para commuter.

Siluet senja yang hangat itu seolah bertutur dalam bisu...

Wahai insan,

Kejarlah anganmu secepat yang kau inginkan
Di saat kau berlari, ingatlah mereka yang membutuhkan sentuhanmu
Pikiranmu, hatimu, tubuhmu, keluargamu, orang yang kau sayangi
Mereka butuh sentuhan cinta darimu
Dan kau pun butuh merengkuh cinta dari Rabbmu

Siluet senja yang hangat itu tak tahu adakah insan yang menyimak tuturnya. Ia ikhlash tuturnya tidak didengar. Ia bahagia menjalankan tugasnya sebagai alarm visual yang mengingatkan tiap insan akan sebuah makna tabayun.

4/4/2006
cozy room, sekitar Isya


foto by wikyaja@yahoo.com

Comments

Popular posts from this blog

Libur Tlah Tiba...

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i sumber gambar : https://parador-hotels.com/blog/apa-itu-paid-vacation In sya Allah, dari W2 dan W3 Juni 2025, bocils gw udah pada rapotan dan libur. Ga ada yang ga seneng libur kan? Baik itu emak, bapak, bahkan si bocils sendiri. Walaupun kami karajo, tapi kalo anak-anak di rumah, rasanya tenteram ajah... Apalagi ada si anak lanang yang di pesantren sejak dari SMP. Kalo dia pulang, rasa seneng ajah.  Tapi memang sih, kadang deg deg an kalo anak lanang gw ini pulang ke rumah. Karena dia kalo ngider-ngider naik motor suka ga kenal waktu, dan jelajah lokasi. Hadeh... Satu sisi gw bersyukur, karena fitrah laki-lakinya untuk explore the outside berkembang dengan baik. Satu sisi gw kepikiran, karena si anak lanang ini suka ga pake helm dan suka menjelajah tanpa batas. Ditambah lagi, kalo si mba asisten udah curcol, "Bund, anak lanang dari jam xx naik motor belum pulang.". Duh,,, auto ovt deyh gwe... Udah dinasehatin, tetep ajah begitu... Kadang gwe berusaha me...

Just a Happy Tear

Just A Happy Tear Just a tear and a warm smile Far away of thousand miles And a gentle whisper pray Watching you fly away Leaving this hectic world Leaving all the suffers Leaving all the damns Go to The Most Gracious The Most Merciful Be your Angel's Mom and Dad and proud we all You guys.. The Rijalush Sholihiin Have no propper place in this tiny world Only heaven could answer your Beg Just a happy tear I have Begging to be one of your friend (dedicated to Imad Aqil, Fatih Farahat & All The Syahid Palestinians)

Cerita si Anak Lanang

s.p.a.s.i...s.p.a.s.i https://www.freepik.com/premium-ai-image/mother-son-love-relationship-mothers-day-style_278929692.htm Ahad lalu adalah kali kedua yang berturut-turut, dimana anak lanang minta peprulangan saat jadwal penjengukan. Yang pertama adalah dua pekan sebelumnya.  Dan memang sektar sebulanan ini, ada rasa rindu, kangen, dengan anak lanang. Ternyata... memang ada sesuatu dengan dia.  Kemaren dia pulang,dan nampaknya mager sekali untuk balik ke pesantren. Sepertinya karena bosan. Lalu kami ngobril, dikilik-kilik lebih detail, ternyata ada beberapa hal yang membuat dia resah...  1. Ada temannya yang toxic, yang kerap mengeluh kebijakan pesantren, baik mengenai dia tidak mendapat izin keluar, atau tidak betah, dan lain-lain.  2. Anak lanang melihat teman-temannya yang bersekolah reguler bisa naik gunung, jalan-jalan. Sedangkan dia 'terkungkung' di pesantren.  3. Nilainya yang turun.  4. Rasa malas tahajud.  Well well...  Semuanya wajar sa...